
Berikut indikator orang yang memahami literasi ekonomi (terlihat dari pengetahuan, keterampilan, dan perilaku dalam mengambil keputusan ekonomi):
- Memahami konsep dasar ekonomi: kebutuhan vs keinginan, kelangkaan, pilihan, dan biaya peluang.
- Mampu menyusun anggaran (budgeting): mencatat pemasukan–pengeluaran, menetapkan prioritas, dan mengevaluasi pengeluaran.
- Membedakan dan mengelola kebutuhan (wajib) dan keinginan (opsional) secara sadar.
- Memahami harga, inflasi, dan daya beli serta dampaknya pada keputusan belanja.
- Cakap membandingkan nilai (value): bisa menilai harga vs kualitas, diskon, biaya tersembunyi, dan total biaya (misalnya ongkir/biaya admin).
- Mengerti konsep tabungan, bunga, dan kredit: termasuk cicilan, bunga efektif, denda, dan kemampuan bayar.
- Memahami risiko dan imbal hasil: mampu memilih produk keuangan/investasi sesuai tujuan dan profil risiko.
- Memiliki kebiasaan menabung dan dana darurat, serta menetapkan tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang.
- Mengambil keputusan ekonomi berdasarkan informasi yang valid: mampu mengecek sumber, tidak mudah terpengaruh hoaks/promosi menyesatkan.
- Memahami peran lembaga dan kebijakan ekonomi (misalnya pajak, subsidi, bank) serta dampaknya pada kehidupan sehari-hari.
- Memiliki sikap bertanggung jawab: tidak konsumtif berlebihan, menunda kepuasan (delayed gratification), dan menghindari utang yang tidak produktif.
- Mampu merencanakan kegiatan ekonomi produktif: misalnya menghitung modal–untung–rugi sederhana untuk usaha/berdagang.